Bayangkan Anda sedang asyik memegang stik kontroler di ruang tamu yang nyaman pada malam hari. Gerakan karakter di layar televisi terlihat begitu lancar tanpa adanya patah-patah yang mengganggu pandangan mata. Kualitas gambar yang halus tersebut memberikan pengalaman bermain yang lebih imersif bagi siapa saja yang memainkannya sekarang. Namun, ada mekanisme tersembunyi yang bekerja di balik kelancaran visual tersebut saat ini.
Mark Cerny selaku arsitek utama PlayStation 5 dan PS5 Pro baru saja memberikan keterangan penting terkait hal ini kepada publik. Ia berbicara langsung dengan pihak Digital Foundry mengenai rencana teknologi masa depan yang menjanjikan peningkatan visual. Pernyataan ini membuka diskusi serius tentang bagaimana konsol gim akan memproses gambar nanti secara teknis.
Teknologi berbasis pembelajaran mesin untuk pembangkitan bingkai akan hadir di platform PlayStation dalam waktu mendatang nanti. Sistem ini memungkinkan konsol gim menggunakan kecerdasan buatan untuk membayangkan bingkai baru secara mandiri tanpa bantuan eksternal. Bingkai tambahan tersebut disisipkan di antara bingkai yang benar-benar dirender oleh mesin konsol utama.
Baca juga: Nintendo Switch 2 Uni Eropa Wajibkan Baterai Ganti Pengguna
Dampak Kualitas Gambar dan Keterlambatan
Proses ini mampu menciptakan kualitas gambar yang dirasakan lebih halus oleh mata pemain di rumah secara signifikan setiap saat. Konsol akan mengisi kekosongan gerakan dengan prediksi yang dihasilkan oleh sistem cerdas tersebut setiap detiknya tanpa henti. Akan tetapi, metode ini biasanya memperkenalkan sejumlah keterlambatan dalam respons sistem secara keseluruhan saat dimainkan oleh pengguna. Pengguna harus menerima trade-off antara kelancaran visual dan kecepatan respons kontrol yang mungkin terjadi nanti dalam permainan.
Kritikus di komputer pribadi sering menyebut bingkai tambahan tersebut dengan istilah bingkai palsu secara terbuka di forum diskusi. Perbandingan ini muncul karena cara kerja teknologi tersebut memang mirip dengan yang ada di PC saat ini. Sony tampaknya mengadopsi pendekatan serupa untuk ekosistem gim mereka sendiri di masa depan yang dekat.
Ketidakpastian Implementasi pada Konsol
Belum jelas apakah Cerny maksudkan fitur ini akan hadir pada PS5 Pro yang sudah ada di pasaran saat ini. Konsol tersebut baru saja menerima peningkatan pada teknik PlayStation Spectral Super Resolution yang spesifik dan terbaru. Teknik PSSR yang upgraded ini fokus pada kemampuan upscaling berbasis kecerdasan buatan yang lebih baik dari sebelumnya.
Baca juga: XP-Pen Artist Pro 27 Tawarkan Alternatif Tablet Layar 4K Murah
Ada kemungkinan teknologi ini memerlukan platform yang lebih baru lagi di masa depan untuk berjalan optimal dan stabil sepenuhnya. Ketidakjelasan ini menyisakan pertanyaan besar bagi para pemilik konsol saat ini yang menunggu fitur baru tersebut hadir. Mark Cerny menyatakan bahwa teknologi berbasis ML akan datang ke platform PlayStation di masa depan sesuai rencana.






