Ainesia
Ainesia
IKLAN
AI & Machine Learning

Jurnalis Julia Angwin Gugat Grammarly Soal Fitur AI

Julia Angwin menggugat Grammarly karena menggunakan identitasnya tanpa izin untuk fitur Expert Review. Gugatan class-action ini menyoroti pelanggaran hak privasi dan publisitas.

(3 hari yang lalu)
3 menit baca
Julia Angwin speaking at event: Jurnalis Julia Angwin Gugat Grammarly Soal Fitur AI
Ilustrasi Jurnalis Julia Angwin Gugat Grammarly Soal Fitur AI.
IKLAN

Jurnalis investigasi Julia Angwin secara resmi mengajukan gugatan hukum kelas terhadap Grammarly terkait penggunaan identitas dirinya tanpa izin perusahaan. Perusahaan penyedia layanan tulis tersebut memakai wajah dan nama orang asli untuk fitur saran AI bernama Expert Review selama berbulan-bulan. Tindakan ini dilakukan tanpa meminta persetujuan dari para individu yang terlibat dalam sistem rekomendasi tersebut. Angwin menjadi salah satu penulis yang likeness-nya digunakan secara sepihak dalam aplikasi populer itu.

Kasus ini mencuat setelah adanya temuan bahwa banyak identitas nyata dipakai untuk keperluan komersial aplikasi. Grammarly telah menggunakan identitas orang asli termasuk pihak media untuk fitur saran AI mereka secara konsisten. Tidak ada izin yang diminta sebelum nama dan wajah tersebut tampil dalam antarmuka pengguna aplikasi. Hal ini memicu kemarahan dari para profesional media yang merasa hak mereka dilanggar secara sistematis.

Angwin mengetahui identitasnya dipakai melalui informasi dari rekan sesama jurnalis Casey Newton. Newton juga merupakan salah satu pakar yang ternyata digunakan oleh The Verge dalam uncovered mereka terkait fitur ini. Keduanya sama-sama menjadi korban penggunaan identitas tanpa persetujuan dalam fitur expert review ini. Komunikasi antar jurnalis ini membuka tabir praktik perusahaan teknologi tersebut kepada publik luas.

Baca juga: Kontrak Anduril US Army $20B Konsolidasi 120 Pengadaan

Ilustrasi ruang sidang hukum dengan logo perusahaan teknologi di layar belakang dan tumpukan dokumen gugatan kelas
Ilustrasi: Ilustrasi ruang sidang hukum dengan logo perusahaan teknologi di layar belakang dan tumpukan dokumen gugatan kelas

Detail Gugatan dan Pelanggaran Hak

Pengaduan class-action diajukan oleh jurnalis Julia Angwin pada hari Rabu pekan ini secara resmi. Keluhan tersebut menuduh perusahaan melanggar hak privasi dan publisitas para ahli yang terlibat dalam fitur. Hukum melarang penggunaan identitas seseorang untuk tujuan komersial tanpa persetujuan eksplisit dari pemilik identitas. Angwin menyatakan pihak perusahaan broke laws against using someone's identity for commercial purposes without their consent dalam operasionalnya.

The Verge sebelumnya juga telah melaporkan penggunaan identitas ini secara luas dalam investigasi mereka. Investigasi menunjukkan bahwa fitur Expert Review AI suggestions menggunakan nama nyata tanpa izin pemiliknya. Banyak pakar termasuk pihak The Verge ternyata masuk dalam daftar penggunaan data tersebut untuk kepentingan bisnis. Laporan ini menjadi dasar kuat bagi langkah hukum yang diambil sekarang oleh para korban.

Implikasi Bagi Privasi Digital

Kasus ini menyoroti batasan penggunaan data pribadi dalam pengembangan kecerdasan buatan komersial. Perusahaan teknologi harus lebih hati-hati dalam memanfaatkan likeness orang nyata untuk produk mereka sehari-hari. Pelanggaran hak publisitas bisa berakibat fatal bagi reputasi perusahaan di mata publik global. Tekanan hukum ini memaksa industri untuk meninjau ulang standar etika data mereka secara menyeluruh.

Baca juga: Spielberg Tegas Tidak Pernah Gunakan AI dalam Film

Dampak langsung dari berita ini adalah tekanan hukum serius bagi perusahaan AI yang menggunakan data pribadi tanpa izin. Gugatan kelas ini berpotensi mengubah cara perusahaan meminta izin penggunaan identitas di masa depan. Para jurnalis dan pakar kini lebih waspada terhadap pemakaian nama mereka dalam produk komersial teknologi. Industri teknologi menghadapi tuntutan transparansi yang lebih ketat dari para pemangku kepentingan terkait privasi.

Dikutip dari The Verge AI

Bagikan artikel ini

Komentar

IKLAN