"An astonishingly corrupt effort at a massive scale." Kalimat tajam tersebut pernah terlontar langsung dari mulut Tim Sweeney terkait Project Hug milik Google. Kini, suara kritis pemilik Epic Games tersebut telah dibungkam secara resmi oleh raksasa mesin pencari itu. Perubahan status ini menunjukkan akhir dari kebebasan berbicaranya yang selama ini menjadi ciri khas.
Sweeney dikenal sebagai salah satu figur paling vokal dalam sejarah industri teknologi global. Ia tidak ragu melawan dua perusahaan paling berharga dan berkuasa di dunia hingga hampir mencapai Mahkamah Agung Amerika Serikat. Berbagai hinaan keras pernah ia ucapkan berulang kali terhadap mereka selama periode konflik tersebut. Reputasinya sebagai pengkritik berani kini menghadapi batasan hukum yang nyata.
Google akhirnya berhasil membungkam Tim Sweeney melalui sebuah kesepakatan hukum yang spesifik. Hak CEO Epic tersebut untuk mengkritik Google kini hilang hingga tahun 2032 nanti. Klausul ini tercantum jelas dalam lembar istilah yang mengikat untuk penyelesaian sengketa mereka. Dokumen ini menjadi bukti fisik dari pembatasan yang diberlakukan kepada eksekutif teknologi tersebut.
Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0
Riwayat Kritikan Tajam
Sebelum pembatasan ini berlaku, Sweeney bebas melontarkan tuduhan serius terhadap praktik bisnis teknologi besar. Ia pernah menyebut kedua perusahaan tersebut sebagai bisnis bergaya gangster yang melakukan apa saja demi keuntungan. Platform Android pun pernah ia labeli sebagai sistem terbuka yang palsu di depan umum. Tuduhan ini menunjukkan tingkat ketegangan yang sangat tinggi antara kedua pihak sebelum kesepakatan.
Istilah kasar seperti "crooked," "deceitful," dan "insanely sneaky" juga pernah ia gunakan untuk menggambarkan situasi tersebut. Semua pernyataan itu kini menjadi bagian dari masa lalu sebelum dokumen penyelesaian ditandatangani. Pihak Google berhasil mengamankan posisi mereka melalui jalur hukum yang ketat ini. Tidak ada lagi ruang bagi Sweeney untuk melanjutkan kampanye verbal tersebut secara publik.
Dampak Penyelesaian Sengketa
Dokumen penyelesaian ini mengubah dinamika komunikasi antara Epic Games dan Google secara signifikan. Sweeney tidak lagi memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat kritis seperti sebelumnya terhadap raksasa teknologi tersebut. Batas waktu pembatasan suara ini berlaku untuk jangka waktu yang sangat panjang kedepan. Tahun 2032 menjadi tenggat waktu dimana hak kritik tersebut mulai berlaku kembali secara legal.
Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik
Keberhasilan Google membungkam kritik ini tercatat rapi dalam lembar istilah yang mengikat untuk penyelesaian dengan Google. Sebagaimana tertulis dalam berita sumber, hak kritik tersebut telah hilang hingga tahun 2032. "But Google has finally muzzled Tim Sweeney," tulis sumber berita tersebut mengakhiri laporannya. Kalimat penutup ini menegaskan realitas baru yang dihadapi oleh CEO Epic Games tersebut.
