Bayangkan ribuan pengguna setia yang telah menunggu kehadiran fitur khusus dewasa pada platform kecerdasan buatan populer tersebut dengan penuh harap sejak pengumuman pertama kali muncul. Mereka menyiapkan diri untuk akses konten yang lebih bebas namun tetap terverifikasi sesuai janji awal pengembang utama kepada publik global. Namun, harapan tersebut kembali kandas ketika kabar penundaan ulang menyebar luas di kalangan komunitas teknologi global yang memantau perkembangan ini. Kekecewaan ini menjadi babak terbaru dalam saga pengembangan fitur kontroversial yang sempat dijanjikan beberapa waktu lalu oleh pimpinan perusahaan.
Laporan awal dari Alex Heath melalui Sources mengonfirmasi bahwa OpenAI memang memutuskan untuk mengundurkan jadwal rilis mode dewasa untuk ChatGPT lagi tanpa peringatan sebelumnya. Sebuah pernyataan resmi dari perwakilan perusahaan mengungkapkan bahwa mereka memutuskan untuk mengundurkan jadwal peluncuran fitur tersebut agar dapat memusatkan perhatian pada pekerjaan yang dianggap memiliki prioritas lebih tinggi bagi sebagian besar pengguna saat ini. Fokus utama kini dialihkan pada peningkatan kecerdasan sistem serta perbaikan kepribadian bot agar lebih responsif terhadap kebutuhan harian pengguna setia.
Perwakilan perusahaan secara spesifik menyebutkan bahwa peningkatan personalisasi dan pengalaman yang lebih proaktif menjadi agenda utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum fitur dewasa hadir di pasaran. Meskipun demikian, pihak OpenAI tetap menegaskan keinginan kuat untuk merilis mode dewasa tersebut di masa mendatang meskipun prosesnya akan memakan waktu lebih lama dari rencana. Komitmen ini menunjukkan bahwa fitur tersebut tidak dibatalkan sepenuhnya melainkan hanya digeser prioritas pengembangannya di tengah peta jalan produk yang padat.
Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0
Jejak Janji Sam Altman
Pengungkapan awal mengenai mode dewasa ChatGPT sebenarnya telah muncul sejak bulan Oktober ketika CEO OpenAI, Sam Altman, menulis unggahan di platform media sosial X. Ia menyatakan bahwa perusahaan akan menerapkan lebih banyak pembatasan usia sebagai bagian dari prinsip mereka untuk memperlakukan orang dewasa layaknya orang dewasa dalam berinteraksi dengan teknologi. Altman menambahkan secara eksplisit bahwa rencana ini akan mencakup penyediaan konten erotika khusus untuk orang dewasa yang telah terverifikasi identitasnya secara sah.
Jadwal awal yang disebutkan Altman semula menjanjikan ketersediaan fitur tersebut pada bulan Desember tahun yang sama saat pengumuman dibuat kepada publik. Namun, seorang eksekutif OpenAI kemudian memberikan keterangan selama sesi briefing pada bulan Desember bahwa tanggal peluncuran akan diubah menjadi kuartal pertama tahun 2026. Perubahan timeline ini menunjukkan adanya kompleksitas teknis atau strategis yang dihadapi tim internal dalam menyiapkan infrastruktur keamanan yang memadai untuk fitur sensitif.
Kondisi terkini menunjukkan bahwa kuartal pertama hampir berakhir tanpa kepastian waktu baru mengenai kapan mode dewasa ChatGPT akan benar-benar dirilis kepada publik pengguna. Ketidakjelasan ini meninggalkan tanda tanya besar bagi pengguna yang telah menunggu realisasi prinsip perlakuan dewasa yang digaungkan oleh pimpinan perusahaan teknologi. Tidak ada jadwal baru yang diberikan menggantikan target kuartal pertama 2026 yang sebelumnya sempat diumumkan kepada media teknologi internasional.
Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik
Infrastruktur Verifikasi Usia
Di tengah ketidakpastian jadwal fitur dewasa, OpenAI mulai meluncurkan alat prediksi usia mereka sejak bulan Januari sebagai langkah teknis yang mungkin berkaitan erat dengan mode dewasa yang akan datang. Implementasi alat ini menjadi fondasi penting untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang memenuhi kriteria usia tertentu yang dapat mengakses konten sensitif nantinya. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan sistem verifikasi yang ketat sebelum membuka akses ke materi yang dikategorikan untuk orang dewasa saja.
Peluncuran alat prediksi usia pada bulan Januari menjadi satu-satunya kemajuan konkret yang dapat diamati publik terkait sistem verifikasi pengguna hingga saat ini. Fakta ini menunjukkan bahwa meskipun fitur konten dewasa tertunda, pembangunan infrastruktur dasar untuk keamanan usia tetap berjalan sesuai rencana teknis internal perusahaan. Pengguna kini hanya dapat menunggu update selanjutnya sambil menggunakan fitur standar yang terus mengalami peningkatan kecerdasan buatan secara bertahap.
