Berapa harga sebenarnya yang harus dibayar perusahaan teknologi raksasa untuk mengakses berita berkualitas guna melatih kecerdasan buatan mereka secara legal dan benar sesuai hukum? Pertanyaan ini menjadi kian relevan seiring berkembangnya kebutuhan data untuk model bahasa besar di seluruh dunia saat ini yang semakin pesat tumbuh berkembang setiap tahunnya. Meta menjawab pertanyaan ini melalui kesepakatan lisensi baru dengan News Corp yang baru saja terungkap ke publik secara resmi dan jelas adanya di pasar.
Perjanjian tersebut memungkinkan pembuat Meta AI menggunakan konten dari The Wall Street Journal dan merek lainnya secara resmi untuk berbagai keperluan penting harian mereka masing-masing. Konten ini akan dimanfaatkan untuk respons chatbot serta pelatihan model AI mereka agar lebih akurat dan informatif bagi pengguna global setiap hari tanpa henti berhenti berjalan. News Corp mengonfirmasi keberadaan kesepakatan ini kepada Engadget meskipun tidak merinci istilah spesifik secara publik kepada semua pihak terkait langsung yang ada saat ini juga.
Laporan The Wall Street Journal menyebutkan nilai transaksi tersebut mencapai angka signifikan bagi industri media global yang sedang berkembang pesat belakangan ini terus menerus meningkat nilainya. Meta akan membayar News Corp hingga 50 juta dolar Amerika per tahun untuk perjanjian tiga tahun yang telah disepakati bersama pihak manajemen puncak perusahaan media besar tersebut. Cakupan konten meliputi jurnal serta merek media raksasa lainnya di Amerika Serikat dan Inggris untuk digunakan secara luas dan optimal sekali nanti kedepannya.
Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0
Strategi Ganda Pemilik Media
Langkah ini bukan kali pertama News Corp melakukan kerjasama sejenis dengan pengembang kecerdasan buatan ternama di industri teknologi informasi modern yang ada sekarang ini. Perusahaan media tersebut sebelumnya telah menandatangani kesepakatan lima tahun dengan OpenAI sebagai pionir industri kecerdasan buatan generatif yang ada saat ini juga berjalan aktif. Nilai deal tersebut dilaporkan berada di kisaran 250 juta dolar Amerika untuk periode lima tahun tersebut yang lalu secara total keseluruhan angka transaksi.
CEO News Corp Robert Thomson pernah memberikan petunjuk mengenai negosiasi ini sebelum kesepakatan terungkap ke publik secara luas di media massa utama dunia internasional. Ia berbicara saat appearances di konferensi tahunan Teknologi, Media & Telekomunikasi Morgan Stanley baru-baru ini mengenai posisi perusahaan media besar tersebut kuat posisinya. Thomson menyebut perusahaan berada dalam tahap lanjutan dengan negosiasi lainnya pada saat pertemuan tersebut dengan para investor besar dunia internasional yang hadir lengkap.
Langkah Meta Mengamankan Data
Ia menggambarkan pendekatan perusahaan terhadap pengaturan semacam itu sebagai strategi ganda yang cukup tegas terhadap perusahaan teknologi besar dunia saat ini secara umum berlaku di industri. Thomson menyatakan mereka akan merayu mitra potensial namun akan menuntut jika terjadi pencurian konten tanpa izin yang jelas dan sah hukum berlaku negara setempat. Kami memiliki apa yang mungkin Anda sebut strategi woo and sue, ujarnya saat itu kepada hadirin konferensi teknologi internasional tahunan yang hadir lengkap disana.
Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik
Eksekutif tersebut menjelaskan konsekuensi bagi perusahaan yang ingin menjadi mitra dibandingkan yang mengambil data tanpa izin secara ilegal dan merugikan pihak lain banyak sekali dampaknya. Akan ada diskon bagi mereka yang menyerahkan diri dan akan ada penalti bagi mereka yang menolak kerjasama secara baik dan jujur selalu nanti depan kedepannya. Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait berita ini sementara mereka menata ulang tim AI untuk model berikutnya yang lebih baik lagi nanti hasilnya.
Mereka telah menandatangani perjanjian multi tahun dengan USA Today, People, CNN, Fox News dan outlet lainnya dalam beberapa bulan terakhir ini secara berturut turut berjalan aktif. Kesepakatan ini memberikan dampak langsung terhadap aliran pendapatan perusahaan media konvensional secara nyata dan terukur bagi pemegang saham perusahaan media besar global dunia. Model bisnis AI bergeser dari pengambilan data bebas menuju lisensi berbayar yang terstruktur dan jelas aturannya bagi semua pihak terkait langsung sekarang ini.
