Google Home resmi menghadirkan pembaruan signifikan yang mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat pintar di rumah mereka sehari-hari secara mendasar. Kepala divisi Google Home, Anish Katturkan, secara resmi mengumumkan kehadiran fitur baru bernama Live Search melalui platform media sosial X kepada khalayak luas. Fungsi ini memungkinkan pengguna menanyakan kondisi terkini rumah mereka berdasarkan apa yang ditangkap secara visual oleh kamera keamanan yang terpasang di properti.
Kemampuan ini tidak berdiri sendiri melainkan bagian integral dari layanan Gemini for Home yang diluncurkan pada Oktober 2025 lalu sebagai standar baru. Layanan tersebut secara resmi menggantikan peran Google Assistant pada perangkat pintar milik perusahaan teknologi raksasa tersebut dalam ekosistem domestik yang ada. Integrasi ini menandai langkah serius dalam mengadopsi model kecerdasan buatan generatif untuk mengelola ekosistem rumah pintar yang semakin kompleks dan terhubung.
Katturkan menjelaskan bahwa peluncuran awal dilakukan secara spesifik untuk mempelajari penggunaan di dunia nyata sebelum dirilis secara luas kepada publik global. Ia menyatakan, "We launched Gemini for Home in Early Access specifically to learn from real-world usage." Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menyempurnakan sistem berdasarkan masukan langsung dari jutaan pengguna aktif yang sedang menguji pengalaman tersebut setiap hari.
Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0
Akses Terbatas dan Biaya Langganan
Fitur Live Search melakukan tepat apa yang dikatakan namanya yaitu memungkinkan pertanyaan tentang keadaan rumah berbasis visual. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti "Hey Google, is there a car in the driveway?" untuk mengetahui situasi terkini tanpa harus melihat monitor. Sistem akan menganalisis umpan video dari kamera untuk memberikan jawaban yang relevan berdasarkan objek yang terlihat secara real-time.
Namun fitur ini hanya tersedia untuk Google Home Premium advanced subscribers yang membayar biaya tertentu secara rutin. Mereka harus membayar biaya 20 dolar AS per bulan atau 200 dolar AS per tahun untuk mengaksesnya tanpa batasan. Ini menjadi syarat wajib bagi pengguna yang ingin memanfaatkan kemampuan pencarian langsung berbasis kamera tersebut di rumah mereka.
Peningkatan Keamanan dan Otomasi
Selain fitur pencarian langsung, sistem Gemini for Home kini menggunakan model yang diperbarui untuk meningkatkan kualitas dan akurasi jawaban secara keseluruhan bagi pengguna. Respons menjadi lebih tepat dan sistem dapat memutar lagu yang baru dirilis dengan lebih andal tanpa kesalahan teknis yang sering terjadi sebelumnya. Pembaruan ini juga mencakup target perangkat rumah pintar yang lebih baik berdasarkan pembagian ruangan, rumah, dan perangkat spesifik yang dimiliki pengguna di lokasi berbeda.
Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik
Reliabilitas otomasi yang dibuat pengguna melalui perintah suara juga mengalami peningkatan signifikan dalam pembaruan perangkat lunak ini. Insiden pemutusan pembicara secara prematur berhasil dikurangi secara drastis untuk kenyamanan komunikasi yang lebih lancar antara manusia dan mesin. Google Home juga mengumumkan dukungan yang ditingkatkan secara khusus untuk perangkat kunci pintar Nest x Yale.
Manajemen kode akses kini lebih komprehensif termasuk pengaturan untuk tamu serta riwayat aktivitas yang lebih kuat dan detail untuk keamanan maksimal. Notifikasi real-time untuk peristiwa kunci dan pengaturan kunci yang ditingkatkan seperti penguncian satu sentuhan turut disertakan dalam paket pembaruan keamanan ini. Untuk melihat semua perubahan tersebut secara lengkap, pengguna dapat memeriksa catatan perubahan terbaru Google Home yang telah dipublikasikan secara resmi.
