Ainesia
Ainesia
IKLAN
Gadget & Hardware

Anthropic Buka Kantor DC Sambil Gugat Pentagon di Pengadilan

Anthropic membuka kantor kebijakan di Washington DC musim semi ini sambil menggugat pemerintah AS. Perusahaan merekrut peneliti senior untuk institut baru.

(3 hari yang lalu)
4 menit baca
Anthropic executives speaking: Anthropic Buka Kantor DC Sambil Gugat Pentagon di Pengadilan
Ilustrasi Anthropic Buka Kantor DC Sambil Gugat Pentagon di Pengadilan.
IKLAN

Lorong kekuasaan di Washington DC kini semakin ramai didatangi perwakilan perusahaan teknologi raksasa dari seluruh dunia. Mereka berlomba mendirikan kehadiran fisik agar bisa mempengaruhi kebijakan masa depan seputar kecerdasan buatan yang berkembang pesat. Anthropic tidak ingin ketinggalan dalam dinamika politik ini dan berencana membuka kantor pertama tim Kebijakan Publik mereka musim semi ini. Langkah tersebut menunjukkan komitmen serius perusahaan untuk terlibat langsung dalam regulasi pemerintah federal yang semakin ketat.

Pengumuman ini muncul hanya beberapa hari setelah perusahaan menggugat pemerintah Amerika Serikat di pengadilan tinggi. Anthropic menantang designation risiko rantai pasokan yang mereka terima dari Departemen Pertahanan karena dianggap membahayakan. Situasi ini menimbulkan ketegangan unik antara keinginan untuk berkolaborasi dan kebutuhan untuk melawan keputusan militer secara hukum. Perusahaan berusaha menemukan jalan agar bisa diterima kembali oleh pemerintah setelah adanya larangan penggunaan teknologi mereka.

Presiden Trump sebelumnya memerintahkan agen federal untuk menghentikan penggunaan teknologi milik Anthropic secara menyeluruh. Kondisi ini memaksa perusahaan untuk strategis dalam pendekatan mereka terhadap ibu kota negara bagi pengambilan keputusan. Sarah Heck yang bergabung sebagai Head of External Affairs akan mengambil alih posisi Jack Clark sebagai Head of Policy. Perubahan kepemimpinan ini terjadi di tengah upaya triple tim Kebijakan Publik mereka menurut catatan media Axios.

Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0

Ilustrasi gedung kantor pemerintah Washington DC dengan logo perusahaan teknologi di depannya, menggambarkan lobby kebijakan
Ilustrasi: Ilustrasi gedung kantor pemerintah Washington DC dengan logo perusahaan teknologi di depannya, menggambarkan lobby kebijakan

Struktur Baru untuk Manfaat Publik

Jack Clark kini beralih peran menjadi Head of Public Benefit dan akan memimpin Anthropic Institute yang baru diluncurkan resmi. Institusi ini bertugas memberitahu dunia mengenai apa yang mereka pelajari tentang tantangan saat firma AI mengembangkan sistem lebih canggih. Fokus utama meliputi bagaimana teknologi kuat akan membentuk ulang pekerjaan dan ekonomi secara global tanpa terkecuali. Mereka juga meneliti jenis ancaman apa yang akan diperbesar atau diperkenalkan oleh sistem tersebut kepada masyarakat.

Institusi ini akan menyatukan dan memperluas tim riset Anthropic yang sudah ada sebelumnya untuk tujuan mulia. Frontier Red Team akan terus melakukan stress-test pada sistem AI untuk memastikan keamanan teknis operasional. Societal Impacts team melihat bagaimana AI digunakan dalam dunia nyata oleh masyarakat luas setiap hari. Economic Research team melacak dampak AI terhadap lapangan kerja dan ekonomi yang lebih besar secara rinci.

Rekrutmen Peneliti Senior

Anthropic merekrut Matt Botvinick sebagai anggota pendiri Institute tersebut untuk memimpin riset mendalam. Ia sebelumnya menjabat sebagai Senior Director of Research di Google DeepMind sebelum bergabung dengan Anthropic. Zoë Hitzig juga direkrut setelah mempelajari dampak sosial dan ekonomi AI di OpenAI secara spesifik. Kehadiran mereka memperkuat kapasitas riset institusi dalam menganalisis implikasi jangka panjang teknologi ini bagi umat manusia.

Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik

Perusahaan menjelaskan bahwa institute berperan penting dalam transparansi informasi kepada publik global secara terbuka. Langkah ini sejalan dengan tren perusahaan AI yang mendirikan kehadiran di Washington untuk mempengaruhi kebijakan terkait. Namun kasus hukum terhadap Pentagon menunjukkan kompleksitas hubungan antara industri teknologi dan keamanan nasional yang sensitif. Tripling tim kebijakan publik menunjukkan skala prioritas yang diberikan Anthropic pada isu regulasi saat ini.

Apakah kehadiran fisik di Washington akan cukup untuk mengubah persepsi pemerintah terhadap risiko teknologi mereka sepenuhnya? Pertanyaan ini menjadi krusial mengingat larangan federal masih berlaku hingga saat ini tanpa kepastian. Masa depan kolaborasi antara agen federal dan pengembang AI tergantung pada hasil gugatan dan lobbying ini nanti. Pembaca perlu memperhatikan bagaimana keseimbangan antara inovasi dan keamanan nasional akan terbentuk di masa depan.

Dikutip dari Engadget

Bagikan artikel ini

Komentar

IKLAN