Ainesia
Ainesia
IKLAN
Gadget & Hardware

Amazon.com Stabil Kembali Setelah Gangguan Teknis Sempat Lumpuhkan Akses

Situs Amazon.com mengalami gangguan teknis pada 5 Maret yang menghalangi login dan tampilan harga sebelum akhirnya stabil kembali.

(5 Maret 2026)
3 menit baca
Amazon logo: Amazon.com Stabil Kembali Setelah Gangguan Teknis Sempat Lumpuhkan Akses
Ilustrasi Amazon.com Stabil Kembali Setelah Gangguan Teknis Sempat Lum.
IKLAN

Seorang pembeli mencoba mengakses beranda untuk melihat harga produk pada sore hari waktu setempat sesuai zona waktu Amerika. Layar komputer tiba-tiba menampilkan pesan kesalahan yang menyatakan ada masalah pada sistem pihak penjual secara mendadak. Teks error tersebut secara spesifik mengatakan maaf, sesuatu terjadi kesalahan di pihak kami yang muncul di halaman peramban. Banyak pengguna lain mengalami nasib serupa ketika berusaha masuk ke akun mereka masing-masing untuk menyelesaikan transaksi.

Gangguan teknis ini mulai terdeteksi secara signifikan sekitar pukul 2PM ET menurut laporan resmi dari DownDetector. Lonjakan laporan outage menandakan adanya masalah serius pada infrastruktur situs web Amazon.com yang vital. Halaman utama sempat tidak dapat dimuat secara konsisten selama puncak gangguan terjadi di wilayah tersebut. Klik pada tautan produk sering kali mengarahkan pengguna pada halaman error yang membingungkan bagi konsumen.

Staf Engadget melakukan pengujian langsung untuk memverifikasi kondisi terbaru situs tersebut secara independen. Hingga pukul 5:56PM ET, keluhan pengguna telah menurun secara drastis dibandingkan sebelumnya pada siang hari. Halaman produk kini dapat dibuka kembali dan harga tampil dengan benar tanpa hambatan teknis. Proses login ke akun pelanggan juga sudah berfungsi normal seperti sedia kala sebelum masalah muncul.

Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0

Ilustrasi layar komputer menampilkan pesan error website Amazon dengan kode kesalahan teknis
Ilustrasi: Ilustrasi layar komputer menampilkan pesan error website Amazon dengan kode kesalahan teknis

Respons Resmi Perusahaan Teknologi

Amazon menyampaikan permintaan maaf melalui pernyataan resmi yang diberikan kepada pihak media teknologi Engadget. Mereka mengakui bahwa sebagian pelanggan mungkin mengalami kendala saat melakukan aktivitas belanja daring di situs. Perusahaan menghargai kesabaran pelanggan sementara tim teknis bekerja untuk menyelesaikan masalah tersebut secepatnya. Pernyataan serupa juga dibagikan melalui platform X untuk menjangkau pengguna lebih luas secara transparan.

Pihak perusahaan belum memberikan konfirmasi pasti apakah isu ini telah sepenuhnya teratasi hingga saat ini. Namun, perbaikan kinerja yang terlihat pada Amazon.com menunjukkan tanda positif bagi pengguna global. Pemulihan ini terjadi tanpa adanya gangguan besar pada layanan cloud mereka yang lain di seluruh dunia yang luas. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat posisi mereka sebagai penyedia layanan awan utama industri teknologi.

Riwayat Gangguan Layanan Awan

Sebagai penyedia layanan cloud melalui bisnis Amazon Web Services, perusahaan ini memiliki riwayat outage sebelumnya yang tercatat. Pada Oktober 2025, terjadi gangguan yang melumpuhkan layanan seperti Snapchat dan asisten suara Alexa selama berjam-jam. Kasus kali ini terlihat sedikit tidak biasa karena website mengalami masalah tanpa outage AWS yang lebih besar. Analisis awal mengindikasikan bahwa masalah mungkin terletak di luar infrastruktur cloud mereka sehingga isolasi masalah menjadi lebih spesifik.

Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik

Artikel ini telah diperbarui pada 5 Maret pukul 5:56PM ET untuk mencerminkan peningkatan kinerja sistem. Sumber berita asli berasal dari publikasi Engadget yang memantau perkembangan teknologi secara ketat dan akurat setiap harinya. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem perdagangan elektronik tersebut berjalan dengan baik. Kepercayaan konsumen menjadi aset vital yang harus dijaga selama proses perbaikan berlangsung secara menyeluruh dan tuntas.

Gangguan ini secara langsung menghentikan aktivitas transaksi bagi pengguna yang sedang mencoba checkout pada waktu tersebut. Pelanggan terpaksa menunda pembelian mereka hingga sistem kembali stabil sepenuhnya pada sore hari. Meskipun durasi gangguan relatif singkat, insiden ini menyoroti kerentanan platform digital terbesar bagi konsumen global. Dampak langsung terasa pada hilangnya potensi penjualan selama jendela gangguan terjadi sebelum perbaikan dilakukan.

Dikutip dari Engadget

Bagikan artikel ini

Komentar

IKLAN