Ainesia
Ainesia
IKLAN
Gadget & Hardware

Amazon Zoox Uji Robotaksi di Dallas dan Phoenix

Zoox memperluas uji kendaraan otonom ke Dallas dan Phoenix. Armada telah menempuh satu juta mil dan melayani 300.000 penumpang.

(5 hari yang lalu)
4 menit baca
Autonomous vehicle: Amazon Zoox Uji Robotaksi di Dallas dan Phoenix
Ilustrasi Amazon Zoox Uji Robotaksi di Dallas dan Phoenix.
IKLAN

Armada kendaraan otonom Zoox telah menempuh jarak lebih dari satu juta mil secara mandiri di jalan umum tanpa intervensi penuh. Perusahaan tersebut juga mencatat telah melayani lebih dari 300.000 penumpang hingga saat ini dalam operasional mereka yang terus berkembang. Pencapaian statistik ini menjadi landasan kuat sebelum ekspansi terbaru diumumkan secara resmi pada Senin pagi. Data tersebut menunjukkan kematangan teknologi yang siap diuji pada kondisi geografis baru yang lebih menantang.

Anak perusahaan Amazon ini menyatakan akan memulai pengujian kendaraan otonom di Dallas dan Phoenix mulai minggu ini. Langkah strategis ini menandai perluasan jejak operasional mereka di wilayah Amerika Serikat secara signifikan dan terukur. Zoox berencana mengerahkan SUV Toyota Highlander yang dimodifikasi dengan pengemudi keselamatan manusia pada tahap awal deployment. Penggunaan kendaraan modifikasi ini bertujuan untuk memetakan kota baru sebelum meluncurkan robotaksi khusus mereka secara massal.

Pengujian Kondisi Ekstrem

Perusahaan menilai kedua kota tersebut menawarkan kondisi unik yang belum pernah dihadapi mobil mereka di pasar existing sebelumnya. Phoenix menyajikan tantangan panas ekstrem, debu, dan jalan berkecepatan tinggi yang menguji ketahanan baterai serta sensor. Sementara Dallas memiliki jalan yang lebih menyebar dan cuaca bervariasi dibandingkan kota operasi lain milik Zoox di pantai barat. Pengujian sensor akan dilakukan secara intensif untuk memastikan kinerja optimal di lingkungan tersebut sepanjang tahun.

Baca juga: ByteDance Bekukan Peluncuran Global AI Video Seedance 2.0

Zoox juga membuka depot baru di kedua kota tersebut untuk mendukung operasional harian armada kendaraan listrik. Sebuah pusat komando di Scottsdale, Arizona, akan menangani operasi armada dan dukungan penumpang secara terpusat dari lokasi tersebut. Fasilitas di Scottsdale tersebut juga berfungsi untuk panduan jarak jauh bagi armada kendaraan yang sedang berjalan di jalan raya. Infrastruktur ini krusial untuk menjaga keamanan dan efisiensi layanan di wilayah baru yang luas.

Ilustrasi kendaraan otonom Zoox berbasis Toyota Highlander sedang melaju di jalan raya dengan sensor LiDAR di atap, latar belakang gedung kota Phoenix yang panas
Ilustrasi: Ilustrasi kendaraan otonom Zoox berbasis Toyota Highlander sedang melaju di jalan raya dengan sensor LiDAR di atap, latar belakang gedung kota Phoenix yang panas

Ekspansi dan Persaingan Pasar

Langkah ini membawa total jejak Zoox menjadi 10 kota di AS antara peluncuran aktual dan pasar uji coba aktif. Kota operasi lainnya meliputi Las Vegas, San Francisco, Seattle, Austin, Miami, Los Angeles, Atlanta, dan Washington, DC. Amazon mengakuisisi startup mengemudi mandiri ini seharga 1,3 miliar dolar pada tahun 2020 lalu untuk memperkuat divisi logistik. Ekspansi Zoox terjadi saat kompetisi di pasar robotaksi semakin intensif di seluruh negeri menjelang akhir tahun.

Waymo milik Alphabet terus menyebar cepat di seluruh AS, sedangkan Robotaxi Tesla terbatas di bagian Austin, Texas saja. Regulator AS akan mengadakan forum keselamatan mengemudi mandiri pada Selasa pekan ini untuk membahas standar industri. Direktur utama Waymo, Zoox, dan Aurora diharapkan hadir dalam pertemuan penting tersebut untuk membahas standar industri. Kerangka regulasi sering tertinggal di belakang peluncuran cepat kendaraan ini saat perusahaan menguji teknologi di jalan umum.

Baca juga: Spotify Taste Profile: Pengguna Kini Kendalikan Algoritma Musik

Dalam setahun terakhir, kendaraan otonom pernah menabrak anak di dekat sekolah dalam insiden terpisah yang memicu kekhawatiran publik. Kasus lain melibatkan blokade layanan darurat yang merespons penembakan massal di wilayah operasional tertentu tanpa peringatan dini. Data menunjukkan Tesla tampaknya mengalami kecelakaan dengan tingkat lebih tinggi dibandingkan pengemudi manusia berdasarkan laporan terbaru. Fakta keamanan ini menjadi perhatian utama di tengah percepatan deployment teknologi otonom di jalan raya.

Dikutip dari Engadget

Bagikan artikel ini

Komentar

IKLAN